MEMPERINGATI TAHUN BARU HIJRIYAH 1437 ALA MANARUL QUR’AN

     
Sejarah kegemilangan Islam tidak akan tercapai tanpa ada peristiwa Hijrah Nabi Saw dari Makkah ke Madinah. setelah sebelumnya beberapa kaum muslimin hijrah ke habasyah dan Beliau Saw mencoba ke Thaif dan mendapat sambutan yang negatif dari penduduk setempat.
      Proses hijrah yang melelahkan, menegangkan dalam keadaan terik yang luar biasa, ditambah dengan tekat para kafir Quraisy untuk menghabisi belia SAW, akhirnya Allah melapangkan jalan kemenangan Islam melalui kepemimpinan beliau di Madinah. Awalnya orang orang ajam mengatakan “Al ‘Arabu laysa lahaa daurun Fil ‘Aalam”  Arab tidak punya peran sam sekali di dunia sampai akhirnya Islam menjadi penguasa dunia lebih dari 1  millenium lamanya.
Merayakan Tahun Baru 1437 Hijriyah ala manarul Bukan dg menyalakan kembang api, bukan konser musik, apalagi meniup trompet…dalam memaknai tahun baru ini para santri diajak untuk berjalan kaki kurang lebih 10 Km mengelilingi desa paciran menuju sendang duwur. dengan harapan mereka merasakan bahwa hijrah itu membutuhkan kekuatan fisik dan mental.

image

Foto bareng santri di depan kantor pusat batik sendang

image

foto di depan sumur tua sendang duwur

image

Makan bareng di area parkiran sendang duwur (melatih kebersamaan)

image

sarapan tanjakan Kepsek SMP dan SMA Manarul Quran


image

foto bareng sebelum meneruskan perjalanan

image

Mengamati area makam sunan sendang

image

foto bareng sebelum meneruskan perjalanan

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *