LITERASI TURATS DALAM PEMIKIRAN POLITIK ISLAM BAGI KALANGAN CIVITAS AKADEMIKA PONPES MANARUL QUR’AN, LAMONGAN

Dalam agenda pengabdian kepada masyarakat dan sebagai salah satu bentuk realisasi kerjasama antara Ponpes Manarul Qur’an dengan Fakultas lmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya, pada hari Ahad 22 September 2024 telah digelar diskusi panel tentang pentingnya literasi turats bagi kalangan civitas akademika.

Pada acara tersebut Bapak Amin Heri Susanto, Lc., M.A., Ph.D dosen PPHI (Politik, Pemerintahan dan Hubungan Internasional) FISIP UB sebagai panelis utama dengan dihadiri para pendidik dan tenaga kependidikan Manarul Qur’an.
Berkaitan dengan tema “Literasi Turats” terdapat poin-poin penting yang beliau sampaikan diantara adalah:
1. Literasi turats membantu generasi muda memperdalam pemahaman mereka terhadap ajaran-ajaran agama Islam baik secara tekstual maupun kontekstual. Dengan literasi turats mereka akan mendapat banyak manfaat hal-hal positif termasuk penguatan karakter dan spiritualitas sesuai dengan nilai-nilai agama yang hakiki.
2. Mempelajari dan memahami karya-karya Islam klasik (turats) melatih keterampilan berpikir kritis dan analitis. Hal ini dikarenakan teks-teks turats umumnya menyajikan berbagai perspektif yang berbeda dan memerlukan pemahaman mendalam. Dengan mengkaji turats, generasi muda belajar untuk menilai berbagai pendapat, membangun argumentasi dan berpikir logis.
3. Literasi turats juga mengandung nilai-nilai universal yang dapat mendorong generasi muda untuk memiliki sikap peduli terhadap lingkungan sosial mereka. Banyak karya turats yang mengajarkan pentingnya perdamaian, toleransi dan keadilan yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
4. Dengan memahami literasi turats, generasi muda memiliki dasar yang kokoh untuk berinovasi dan berkarya. Warisan intelektual ini bisa menjadi inspirasi dalam menciptakan produk budaya baru yang menggabungkan antara nilai-nilai tradisional dengan kemodernan seiring dengan perkembangan zaman.
5. Literasi turats merupakan upaya penting dalam melestarikan dan menghidupkan kembali warisan intelektual Islam. Dengan memahami literasi turats, umat Muslim tidak hanya dapat menjaga identitas budaya dan keagamaan mereka, tetapi juga mengembangkan wawasan intelektual dan cara berpikir kritis.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *